Bulan 10 — Berdiri, Memahami, dan Kepribadian yang Tidak Mau Berhenti
- Si kecil punya pendapat sekarang. Pendapat yang kuat. Tentang makanan, mainan, orang, urutan segala hal, dan ketidakadilan yang tidak bisa diterima dari diletakkan saat ia ingin digendong. Ia berusia sepuluh bulan dan ia tidak main-main.
- Bulan ini membawa berdiri tanpa topangan sebentar, kemungkinan kata pertama, problem-solving mandiri, dan kepribadian yang begitu khas sehingga Bunda tidak bisa lagi berpura-pura ia hanya gumpalan lucu yang melakukan apapun keinginan Bunda.
- Rekam berdirinya. Rekam kata pertama jika datang. Rekam wajahnya saat Bunda menawarkan camilan yang salah. Pribadi ini sedang muncul dengan cepat, dan setiap minggu terlihat berbeda dari yang sebelumnya.
Si kecil punya kepribadian, dan ia ingin Bunda tahu tentang itu.
Bulan sepuluh adalah saat pendapat-pendapat tiba. Bukan preferensi samar. Bukan kecenderungan halus. Pendapat penuh, terlihat, tak bisa dinegosiasikan tentang bagaimana seharusnya segala sesuatu. Gelas yang benar. Mainan yang benar. Orang yang benar yang menggendongnya di saat tertentu. Lagu yang benar, buku yang benar, urutan rutinitas tidur yang benar, dan Tuhan lindungi siapapun yang salah.
Ini bukan pembangkangan. Ini adalah otak yang sudah cukup berkembang untuk tahu apa yang ia inginkan dan temperamen yang sudah cukup terkristalisasi untuk mengekspresikannya. Si kecil sedang menjadi orang yang spesifik — bukan bayi generik, tapi bayi ini, dengan preferensi ini dan ekspresi itu dan cara membuat perasaannya diketahui yang sepenuhnya, tak salah lagi, miliknya sendiri.
Dan di bawah pendapat-pendapat itu, sesuatu yang lebih tenang sedang terjadi.
Ia memahami Bunda. Lebih dari yang Bunda sadari. Ia tahu apa arti “jangan,” meskipun ia memilih mengabaikannya. Ia tahu apa arti “makan,” dan “mandi,” dan “jalan-jalan,” dan nama anjingnya, dan suara mobil Bunda di jalanan. Kosakata reseptifnya — kata-kata yang ia pahami tapi tidak bisa ucapkan — bertumbuh dengan kecepatan yang akan mengejutkan Bunda jika bisa melihat daftar lengkapnya. Dan di suatu waktu bulan ini, kata sungguhan pertama mungkin muncul. Kata yang sengaja, bermakna, diulang yang berarti sesuatu spesifik. Mungkin “mama.” Mungkin “papa.” Mungkin “guk” atau “nggak” atau “bola.” Apapun itu, Bunda akan tahu saat mendengarnya, karena tidak akan terdengar seperti celoteh lagi. Akan terdengar seperti bahasa.
Rekam segalanya bulan ini. Berdirinya, kata-katanya, pendapatnya, problem-solving-nya. Si kecil sedang menjadi seorang pribadi dengan kecepatan yang terlihat secara real time, dan versinya yang ada sekarang akan hilang di bulan sebelas.
Apa yang terjadi bulan ini
Berdiri sebentar tanpa topangan. Cruising bulan lalu sudah membangun kekuatan kaki dan keseimbangan yang cukup sehingga si kecil sekarang bisa melepas pegangan. Tidak lama — tiga detik, mungkin lima, sesekali sepuluh detik yang luar biasa — sebelum ia meraih sesuatu atau duduk dengan bunyi debuk. Tapi beberapa detik berdiri tanpa topangan itu adalah pendahulu langsung berjalan, dan mewakili prestasi keseimbangan, koordinasi otot, dan keberanian yang luar biasa.
Memahami lebih banyak kata daripada yang bisa ia ucapkan. Ini salah satu asimetri paling menarik dalam perkembangan anak. Si kecil mungkin hanya bisa mengucapkan satu atau dua kata, atau tidak sama sekali. Tapi ia memahami puluhan. “Mana gelasmu?” Ia melihat ke gelas. “Waktunya mandi.” Ia merangkak ke kamar mandi. “Kasih ke Ayah.” Ia menyodorkan bendanya. Pemahamannya sudah ada. Produksinya masih mengejar, dan jarak antara keduanya sangat besar.
Mengembangkan preferensi yang jelas. Sekarang ada mainan favorit. Makanan favorit. Buku favorit yang harus dibacakan enam kali berturut-turut atau malamnya hancur. Orang favorit yang dibutuhkan untuk kenyamanan dan sama sekali tidak ada pengganti yang diterima. Preferensi ini nyata, konsisten, dan dikomunikasikan dengan kuat. Si kecil punya tipe, dan ia tidak halus soal itu.
Meniru suara dan gestur. Peniruan yang dimulai bulan lalu sekarang lebih sengaja dan lebih akurat. Ia akan mencoba meniru suara yang Bunda buat — bukan hanya iramanya, tapi suku kata spesifik. Ia akan meniru gestur dengan presisi yang meningkat. Jika Bunda menyisir rambut, ia akan mencoba menyisir rambutnya. Jika Bunda bicara di telepon, ia akan memegang sesuatu di telinganya. Peniruan terus-menerus, dan artinya ia memperhatikan Bunda jauh lebih seksama dari yang Bunda kira.
Mungkin mengucapkan kata bermakna pertama. Ini milestone yang setiap orang tua menantikan, dan bulan sepuluh tepat berada di jendelanya. Kata bermakna pertama berbeda dari celoteh — ini suara spesifik, digunakan secara konsisten, untuk merujuk pada hal spesifik. “Ma-ma” setiap kali ia melihat Bunda. “Pa-pa” saat Ayah masuk. “Ba” setiap kali ia melihat bola. Mungkin pengucapannya belum sempurna. Mungkin kata yang hanya keluarga Bunda kenali. Tapi itu nyata, dan itu awal dari bahasa lisan.
Problem-solving. Si kecil sedang berpikir. Secara terlihat, nyata berpikir. Mainan ada di bawah selimut, dan ia mengangkat selimut untuk menemukannya. Camilan ada di rak yang tidak bisa dijangkau, dan ia menarik bangku lebih dekat. Tutup tidak mau terbuka, dan ia mencoba memutar, lalu menarik, lalu memukul ke lantai. Ini bukan perilaku acak. Ini penalaran sebab-akibat, dan ini terjadi secara real time, tepat di depan Bunda, dilakukan oleh seseorang yang belum bisa mengucapkan kata “pikir.”
Rekam ini sebelum berlalu
Delapan ide. Rekam mana yang kebetulan ada di depan Bunda. Beberapa momen ini terjadi sekali dan tidak pernah lagi. Beberapa terjadi setiap hari selama beberapa minggu. Semuanya menangkap sesuatu yang spesifik tentang siapa si kecil di usia sepuluh bulan.
1. Berdiri bebas — gravitasi selalu menang, tapi tidak langsung
Tiga hingga lima detik saat ia berdiri sendiri adalah beberapa rekaman paling menegangkan yang akan pernah Bunda tangkap. Semua orang di ruangan membeku. Bayi tidak tahu kenapa semuanya menatapnya. Ia hanya berdiri di sana, memegang balok, tidak sadar ia sudah melepas pegangan meja.
Rekam dari sudut rendah untuk menangkap seluruh tubuh. Kuda-kuda lebar. Tangan sedikit terentang untuk keseimbangan. Ekspresi konsentrasi yang mengisyaratkan ia sedang melakukan kalkulasi fisika tingkat lanjut. Dan kemudian goyangan dimulai, dan Bunda bisa melihat di wajahnya momen tepat ia menyadari apa yang terjadi, dan kemudian ia duduk — atau lebih tepatnya, ia jatuh secara terkendali yang mungkin dengan murah hati bisa disebut duduk.
2. Kata bermakna pertama
Bunda mungkin tidak bisa merencanakan yang satu ini. Kata pertama datang saat datang — di meja makan, di mobil, jam 6 pagi saat Bunda belum minum kopi. Tapi saat Bunda mendengarnya, saat Bunda mendengar suara yang bukan celoteh tapi kata yang sengaja dan bermakna yang diarahkan pada sesuatu atau seseorang spesifik, keluarkan ponsel.
Jika bisa, rekam kata dan konteksnya. “Mama” sambil meraih Bunda. “Guk” saat anjing masuk. “Lagi” saat makan. Kata saja sudah indah, tapi kata plus situasinya menceritakan seluruh cerita.
3. Wajah pendapat
Si kecil sekarang punya ekspresi spesifik yang berarti “aku tidak suka itu.” Bunda akan mengenalinya. Mungkin hidung yang mengernyit. Kepala yang dipalingkan. Recoil seluruh tubuh. Ekspresi pengkhianatan yang mengisyaratkan Bunda telah melakukan tindakan yang tak termaafkan dengan menawarkan sayuran hijau alih-alih yang oranye.
Rekam makanan yang ia tolak. Rekam mainan yang ia dorong. Rekam wajahnya saat Bunda mencoba memakaikan jaket yang salah. Wajah pendapat adalah komedi emas, dan juga milestone perkembangan yang tulus — si kecil menegaskan preferensi individual, yang berarti ia punya preferensi individual, yang berarti ia menjadi individu.
4. Problem solving
Letakkan mainan di bawah selimut dan lihat ia memecahkannya. Ini object permanence beraksi — pemahaman bahwa benda-benda terus ada bahkan saat tidak terlihat — dikombinasikan dengan kemampuan motorik untuk melakukan sesuatu tentangnya.
Rekam seluruh prosesnya. Kebingungan. Jeda. Keputusan untuk mengangkat selimut. Kemenangan menemukan mainan. Lalu coba lagi. Pindahkan mainan ke tempat berbeda. Saksikan si kecil berpikir. Berpikir yang terlihat, pada orang yang sepuluh bulan lalu belum bisa mengangkat kepalanya sendiri, adalah salah satu hal paling luar biasa yang akan pernah Bunda saksikan.
5. Meniru segalanya
Si kecil adalah cermin sekarang, dan pantulannya lucu. Berikan sisir dan ia akan mencoba menyisir rambutnya. Berikan ponsel dan ia akan menempelkannya ke telinga. Ambil sapu dan ia juga akan mau satu. Ia mempelajari Bunda terus-menerus, dan catatan belajarnya bersifat fisik.
6. Bermain mandiri
Mundur. Rekam dari jarak jauh. Jangan bersuara.
Akan ada momen-momen bulan ini saat si kecil sepenuhnya terserap dalam bermain. Tidak berinteraksi dengan Bunda. Tidak mencari perhatian. Hanya bermain. Membalik mainan di tangannya. Menumpuk dan membongkar. Berceloteh pada dirinya sendiri. Ada di dunia kecilnya sendiri dengan konsentrasi penuh.
Rekaman ini berbeda dari semua yang lain di daftar ini. Tenang. Diam. Menangkap si kecil apa adanya saat ia tidak tahu ada yang menonton, dan ada sesuatu yang mendalam tentang melihat bayi sepuluh bulan tenggelam dalam pikiran. Ia tidak berakting. Ia hanya ada.
7. Waktu membaca
Ia membalik halaman sekarang. Terbalik, kadang. Dalam gumpalan tiga atau empat. Sesekali merobek sudut halaman dengan antusiasme lebih dari yang bisa ditanggung jilidan. Tapi ia sedang berinteraksi dengan buku sebagai objek.
Rekam dari atas, melihat ke bawah pada buku dan tangannya. Tangkap jari yang menunjuk gambar. Tangkap pembalikan halaman yang melompat dari halaman dua ke halaman sembilan. Tangkap momen ia membawa buku ke mulut karena segalanya masih makanan di usia ini.
8. Preview tantrum
Ini dimulai bulan ini. Belum tantrum penuh — itu datang nanti — tapi kilatan-kilatan pertama frustrasi tulus saat ia tidak bisa melakukan apa yang ia inginkan.
Rekam. Bukan untuk memalukan nanti, tapi karena ini juga milestone. Kemampuan merasa frustrasi membutuhkan kemampuan punya tujuan, yang membutuhkan kemampuan merencanakan, yang membutuhkan kemampuan membayangkan masa depan yang berbeda dari masa kini. Si kecil marah karena ia cukup pintar untuk tahu apa yang ia inginkan dan belum cukup terampil untuk mendapatkannya. Itu bukan masalah perilaku. Itu perkembangan kognitif beraksi.
Satu ide video untuk bulan ini
“Semua yang Bayi Pahami di Usia 10 Bulan.”
Begini konsepnya. Duduk bersama si kecil di ruangan dengan objek familiar dan orang familiar. Lalu tes, di kamera, setiap kata yang Bunda pikir ia tahu.
“Mana bolanya?” Lihat apakah ia melihat. “Mana Ayah?” Lihat apakah ia menoleh. “Bisa dadah?” Lihat apakah ia melambai. “Mana anjingnya?” “Mana botolnya?” “Mau makan?” “Bisa tepuk tangan?”
Rekam responsnya terhadap masing-masing. Beberapa akan instan dan tak salah lagi. Beberapa akan ambigu. Beberapa tidak mendapat respons sama sekali, dan itu tidak apa-apa. Videonya bukan soal mendapat skor sempurna. Ini tentang mendokumentasikan volume kata yang menakjubkan yang sudah dipahami si kecil di usia di mana kebanyakan orang mengira ia belum tahu banyak.
Kreator YouTube yang layak ditonton bulan ini
- Tara Henderson — Family vlogger Amerika dan ibu empat anak. Update bulanannya detail dan tulus. youtube.com/@TaraHenderson
- Sam dan Nia — Family vlogger Amerika dengan energi yang menular dan bakat menangkap milestone fisik. youtube.com/@SamandNia
- KKandbabyJ (Keren dan Khoa) — Kompilasi reaksi makanan dan permainan tiruan mereka secara konsisten menjadi konten bayi paling menghibur di YouTube. youtube.com/@KKandbabyJ
- The Ingham Family — Salah satu channel family vlogging terbesar di Inggris. youtube.com/@TheInghamFamily
- The Bee Family — Family vlogger Asia-Amerika yang konten problem-solving dan pemahaman bahasanya menangkap lompatan kognitif di usia ini. youtube.com/@TheBeeFamily
- The McClure Twins — Keluarga Afrika-Amerika yang konten kembarnya melipatgandakan kegembiraan dan data. youtube.com/@TheMcClureFamily
- Elle dan Jared — Family vlogger Amerika yang kejujuran emosionalnya meluas ke momen-momen sulit. youtube.com/@ElleandJared
- JessFam — Ibu dari keluarga besar dan beragam. youtube.com/@JessFam
Jangan khawatir tentang
Ia belum berjalan. Usia rata-rata untuk langkah mandiri pertama adalah dua belas bulan, dan “rata-rata” berarti setengah dari semua bayi berjalan lebih lambat dari itu. Jangan biarkan video media sosial tentang bayi sembilan bulan yang berlari keliling ruang tamu meyakinkan Bunda bahwa si kecil ketinggalan. Ia tidak.
Belum mendengar kata pertama. Sebagian bayi mengucapkan kata bermakna pertama di usia delapan bulan. Sebagian tidak sampai empat belas atau lima belas bulan. Jendelanya lebar, dan bayi yang bicara lebih lambat tidak berarti kurang cerdas. Jika si kecil memahami kata-kata, merespons namanya, dan berkomunikasi melalui menunjuk dan gestur, perkembangan bahasanya berjalan persis sebagaimana mestinya.
Intensitas preferensinya. Saat bayi sepuluh bulan Bunda menjerit karena Bunda memberikan gelas biru alih-alih gelas hijau, bisa terasa seperti ada yang salah. Tidak ada yang salah. Ia punya preferensi. Ia belum bisa mengatur emosinya soal itu. Regulasi emosi adalah keterampilan yang berkembang selama bertahun-tahun, bukan berbulan-bulan.
Stranger anxiety. Jika si kecil menangis saat nenek mencoba menggendongnya, atau melekat pada Bunda saat teman berkunjung — itu attachment yang bekerja dengan benar. Ia tahu siapa orang-orang amannya. Ini bukan kekasaran. Bukan fase yang Bunda sebabkan. Ini respons sehat yang memuncak sekitar usia ini dan berangsur mereda seiring dunia sosialnya meluas.
Kesimpulan
Bulan sepuluh adalah bulan di mana si kecil berhenti menjadi bayi dalam pengertian umum dan mulai menjadi pribadi yang spesifik, khusus, dan tak salah lagi. Ia punya makanan favorit dan orang favorit dan buku favorit dan cara membuat ketidaksenangannya diketahui yang sepenuhnya miliknya sendiri. Ia berdiri di kedua kakinya, meskipun hanya beberapa detik. Ia memahami kata-kata Bunda, meskipun belum bisa mengucapkannya balik. Ia memecahkan masalah. Ia merasakan frustrasi. Ia punya pendapat tentang gelas.
Pribadi ini luar biasa. Dan ia berubah begitu cepat sehingga bayi yang Bunda lihat hari ini tidak akan sama dengan bayi yang Bunda lihat dalam tiga minggu. Rekam berdirinya. Rekam katanya jika datang. Rekam wajah pendapat dan geraman frustrasi dan momen tenang saat ia tenggelam dalam bermain dan tidak butuh Bunda sama sekali. Rekam kepribadian yang tidak mau berhenti, karena dari sini ke depan hanya akan semakin keras.
Dan itu bukan peringatan. Itu janji.
